PPDB Tahun 2022

PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) TAHUN 2022 , Penjelasan Teknis dan Tatacara Pendaftaran dapat di lihat pada link https://youtu.be/ZzDLdN1x1Nk

Unduh File Bahan Sosialisasi PPDB 2022 https://s.id/bahan-sosialisasi-ppdb2022

Rekaman Video Sosialisasi PPDB 2022 SMAN 3 Bandung Tanggal 24 Mei 2022 Klik https://www.youtube.com/watch?v=HfWEMzMzjOs

Serunya Sesi Foto Booklet Guru, Tidak Kalah Keren dari Murid-muridnya

Serunya Sesi Foto Booklet Guru, Tidak Kalah Keren dari Murid-muridnya

Guru merupakan unsur yang sangat memberikan warna bagi murid-muridnya selama masa sekolah. Hal ini lah yang membuat guru-guru perlu dikenang selamanya. Cara terbaik untuk melakukanya dengan mengabadikan foto-foto mereka lewat buku tahunan atau lebih pamilar disebut booklet.

Tahun ini, booklet mengambil tema TV Series. Setiap kelas memilih tema TV series yang menjadi outfit dalam sesi foto booklet. Semua siswa menggunakan pakaian terbaik mereka. Disamping itu, guru-guru SMAN 3 Bandung juga tidak ingin kalah dari murid-muridnya. Hari Kamis, 17 Maret 2022 guru-guru melakukan sesi foto dengan outfit yang tidak kalah menarik. Ada guru-guru yang menggunakan pakaian kekinian, pakaian yang menjadi ciri khas mata pelajarannya, dan berbagai pakaian yang tentunya tidak kalah keren.

Guru-guru yang usianya sudah tidak muda masih menunjukan kehebatannya dalam berpose di depan kamera. Tidak jarang dalam sesi foto ini diselingi canda gurau dengan berbagai pose lucu. Hal ini akan menjadi kenangan yang indah untuk diabadikan.

Namun di satu sisi ada beberapa guru yang tidak dapat hadir untuk foto. Beberapa diantaranya masih dalam kondisi yang kurang sehat atau terpapar COVID-19. Ada pula guru-guru yang sudah terlebih dahulu pensiun dan tidak sempat untuk diabadikan dalam buku tahunan ini. 

Hal ini membuat kenangan tidak sepenuhnya dapat terabadikan. Namun, panitia booklet masih berusaha untuk kembali menghubungi guru-guru yang sudah pensiun agar dapat mengirimkan foto-fotonya. Begitupun dengan guru-guru yang masih dalam kondisi sakit diupayakan menggunakan foto tahun sebelumnya.

Meskipun hanya sekedar foto yang diabadikan, namun foto-foto ini akan menjadi pengingat atas segala kenangan selama di SMAN 3 Bandung. Setiap guru akan memberikan kenangan yang berbeda-beda. Apapun kenangan itu wajib untuk dijaga sebagai suatu kisah masa SMA. 

 

Penyelenggaraan Try Out di SMA Negeri 3 Bandung

Penyelenggaraan Try Out di SMA Negeri 3 Bandung

Dalam rangka mempersiapkan peserta didik kelas 12 tahun ajaran 2021/2022 untuk menghadapi SBMPTN, SMA Negeri 3 Bandung dengan menggandeng beberapa partner untuk menyelenggarakan Try Out UTBK bagi peserta didik kelas 12.

Try Out UTBK di SMA Negeri 3 Bandung telah dilaksanakan sebanyak 2 kali, yaitu pada Jumat, 21 Januari 2022 dan Sabtu, 12 Maret 2022. Peserta didik dapat memilih untuk mengikuti Try Out Saintek, Soshum, atau Campuran. Selain itu, peserta didik juga mendapat fasilitas untuk menganalisis peluang masuk PTN berdasarkan hasil Try Out yang didapat.

Kegiatan Ujian Praktek Bahasa Sunda

Ngeuyeuk seureuh berasal dari bahasa Sunda yang artinya paheyeuk-heyeuk jeng beubeureuh (bekerja sama dengan pasangan)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, inti dari prosesi ini adalah sebuah momentum di mana kedua mempelai meminta restu pada orangtua. Restu diberikan melalui nasihat lewat lambang benda-benda yang ada dalam prosesi. Biasanya, prosesi ini dilaksanakan di rumah kediaman mempelai wanita pada malam hari sebelum akad nikah. Prosesi ini dipimpin oleh seorang Pangeuyeuk (juru rias).

Makna hidup orang Sunda sendiri dilandasi oleh tiga sifat utama, yakni; silih asih, silih asuh, dan silih asah. Secara literal diartikan sebagai saling menyayangi, saling menjaga, dan mengajari. Dari rangkaian prosesi ngeuyeuk seureuh ini diharapkan kedua calon pengantin bisa mengamalkan sebuah peribahasa kawas gula jeung peuet (bagaikan gula dengan nira yang sudah matang), artinya hidup yang rukun, saling menyayangi dan sebisa mungkin menghindari perselisihan.

Dalam pengajaran Bahasa Sunda di SMAN 3 Bandung, prosesi adat ngeyeuk seureuh menjadi salah satu penilaian ujian praktek. Siswa diwajibkan berpartisipasi dalam ujian praktek ini. Ujian praktek diadakan secara daring untuk beberapa kelas dikarenakan situasi pandemi.

Posted by : M.Reynaldi Maso

Written by : Daffa Hasya Wildany, Arya Danurwenda, Mohammad Akmal Ramadhan, M.Reynaldi Maso

Kegiatan Praktek Bahasa Sunda

Ngeuyeuk seureuh berasal dari bahasa Sunda yang artinya paheyeuk-heyeuk jeng beubeureuh (bekerja sama dengan pasangan)

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, inti dari prosesi ini adalah sebuah momentum di mana kedua mempelai meminta restu pada orangtua. Restu diberikan melalui nasihat lewat lambang benda-benda yang ada dalam prosesi. Biasanya, prosesi ini dilaksanakan di rumah kediaman mempelai wanita pada malam hari sebelum akad nikah. Prosesi ini dipimpin oleh seorang Pangeuyeuk (juru rias).

Makna hidup orang Sunda sendiri dilandasi oleh tiga sifat utama, yakni; silih asih, silih asuh, dan silih asah. Secara literal diartikan sebagai saling menyayangi, saling menjaga, dan mengajari. Dari rangkaian prosesi ngeuyeuk seureuh ini diharapkan kedua calon pengantin bisa mengamalkan sebuah peribahasa kawas gula jeung peuet (bagaikan gula dengan nira yang sudah matang), artinya hidup yang rukun, saling menyayangi dan sebisa mungkin menghindari perselisihan.

Dalam pengajaran Bahasa Sunda di SMAN 3 Bandung, prosesi adat ngeyeuk seureuh menjadi salah satu penilaian ujian praktek. Siswa diwajibkan berpartisipasi dalam ujian praktek ini. Ujian praktek diadakan secara daring untuk beberapa kelas dikarenakan situasi pandemi.

Posted by: M.Reynaldi Maso

Written by: Daffa Hasya Wildany, Arya Danurwenda, Mohammad Akmal Ramadhan, M.Reynaldi Maso

 

Menyambut Hari Guru Nasional

Menyambut Hari Guru Nasional

Dalam rangka memperingati hari guru nasional, Guru-guru SMAN 3 Bandung dan Ekstrakurikuler film sma 3, yaitu Movieproduction 3 mengadakan project bersama yang menghasilkan film pendek berdurasi 16 menit.

Hampir sebagian besar orang pasti punya cerita unik tersendiri saat masih pakai seragam putih abu-abu ini. Mulai dari kisah percintaan sampai bagaimana bandelnya melanggar aturan sekolah.

Menceritakan kumpulan kumpulan problematika problematika siswa di lingkungan sekolah. Diperani oleh Guru Guru SMAN 3 BANDUNG sebagai siswa dan juga beberapa murid SMAN 3 BANDUNG sebagai guru.

Sejauh ini, video yang berjudul Nagabonar Terharu XII : Don’t You Worry Don’t be Angry telah ditonton sebanyak 7,325 views di youtube. Video ini juga sempat viral tidak lama setelah video ini dirilis pada tanggal 19 Desember 2021, salah satu alumni SMAN 3 BANDUNG mengupload salah satu scene Nagabonar Terharu XII : Don’t You Worry Don’t be Angry menjadi viral dan mendapatkan views hingga 919.200 penonton di aplikasi TikTok.

“keren,” puji @tia.

“AWET MUDA BANGET PLISS KIRAIN ANAK SMA BENERAN,” tulis @Jagiya.

“seru bgt,” balas @a.

“LAH GAKELIATAN NGE COSPLAY, MALAH KY ANAK SMA BENERAN,” timpal @Lik.

Pemilik akun TikTok @tasya7191 mengaku setelah video yang ia reupload ke akunnya, banyak berita yang meliput video ini. Tidak hanya berita dalam negeri, berita ini juga muncul di negara luar.

“Para guru dengan seragam SMA itu nampak luwes bergoyang memainkan peran sebagai anak SMA. Bahkan, apabila dilihat sekilas, orang mungkin tidak akan menyadari jika mereka adalah guru.” brilio.net

 

“Salah satu sekolah di Bandung ini mendadak jadi sorotan usai video aksi gurunya memakai seragam SMA bak murid-muridnya. Mereka juga memparodikan scene di film Petualangan Sherina.” liputan6.

Tonton videonya di sini

 

Kelancaran Simulasi Ujian Sekolah

Jum’at 18 Maret 2022, SMA Negeri 3 Bandung melaksanakan simulasi Ujian Sekolah yang diikuti oleh peserta didik tingkat 3 SMA. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari yang sama dengan diadakannya kegiatan doa Bersama warga SMA Negeri 3 Bandung. Kegiatan ini dijalankan dengan bertujuan meminimalisir error dan gangguan pada hari pelaksanaan Ujian Sekolah. Hal ini sangat penting karena Ujian Sekolah sendiri merupakan kegiatan utama yang menentukan peserta didik tingkat 3 SMA di SMA Negeri 3 Bandung. Ujian Sekolah yang dimaksud itu sendiri pun sebenarnya dibagi menjadi beberapa tahap, bagian yang disimulasikan merupakan bagian tes akademik.

Kegiatan simulasi direncanakan dimulai pukul 10.00 pagi dengan rentang waktu direncanakan sekitar 2 jam. Simulasi Ujian Sekolah dilaksanakan setelah kegiatan doa Bersama. Tidak sesuai perkiraan, kegiatan doa Bersama selesai lebih cepat dari perkiraan yang mempengaruhi waktu dimulainya simulasi. Kegiatan doa Bersama selesai pukul 09.00 sehingga kegiatan Simulasi Ujian Sekolah dipercepat waktu pelaksanaannya dan mulai dilaksanakan pukul 9.30.

Kegiatan simulasi ujian sekolah dilaksanakan di ruang kelas masing-masing. Setiap siswa diharapkan membawa laptop/notebook masing-masing. Koneksi internet yang digunakan disediakan oleh pihak sekolah dan tidak diperkenanknan menggunakan koneksi internet pribadi. Untuk siswa yang tidak memiliki device yang diperkenankan untuk ujian sekalipun mendapat fasilitas yang diperlukan dengan menjalankan simulasi dan ujian nanti di Lab. Komputer. Siswa yang mengikuti simulasi ujian sekolah di labkom akan didata dan nanti dibagi agar saat Ujian Sekolah tiap labkom tidak melebihi jumlah 20 siswa tiap-tiap ruangnya.

Kegiatan simulasi berjalan lancar dengan memastikan kelancaran Ujian Sekolah jika tidak ada masalah yang tidak terduga. Saat simulasi sendiri terdiri dari 45 soal dengan berisikan beberapa mata pelajaran. Peserta yang melaksanakan pun terbagi-bagi menjadi beberapa tipe. Ada siswa yang serius mengerjakan dan ada pula siswa yang melaksanakan dengan santai dan memfokuskan lebih ke kelancaran device yang digunakan. Kegiatan berjalan dengan lancer dan diharapkan tidak akan ada kendala berlebih pada saat pelaksanaan Ujian Sekolah nanti.

Kilas Balik Di SMA Negeri 3 Bandung

Kilas Balik Di SMA Negeri 3 Bandung

01/03/2022. SMA Negeri 3 Bandung kembali melaksanakan PTMT setelah 1 minggu PJJ.

Suasana kelas saat jam istirahat

Suasana kelas saat sedang diskusi

Kegiatan PTMT yang dilakukan mematuhi protokol kesehatan

Suasana pulang sekolah yang memenuhi protokol kesehatan

 

18/03/2022. Dilaksanakan doa bersama bagi kelas 12 sebelum menjalankan Ujian Sekolah (US).Para siswa/i antusias mengikuti acara ini.

Kegiatan “Doa Bersama” untuk kemudahan US dan UTBK kelas 12

Puncak acara “Doa Bersama”

Kegiatan “Doa Bersama” tetap mengikuti protokol kesehatan

WargaTiga Membuat Karya Lagu.

Siswa-siswi SMA Negeri 3 Bandung adalah orang-orang yang hadir dengan berbagai aneka ragam talenta. Karena sekolah kita memiliki motto Knowledge is Power but Character is More membuahkan warna-warna yang berbeda didalam jiwa pelajar SMAN 3 Bandung atau biasa disebut “WargaTiga”. Salah satunya adalah jiwa kesenian dalam bermusik. SMAN 3 Bandung mewadahi siswa-siswinya untuk mengenali dan menekuni bakat yang dimilikinya dalam ekstrakulikuler. Jiwa kesenian ini dibenahi dari salah satu eskul yang bernama Band3.

Band3 memiliki berbagai kegiatan untuk memenuhi dan mengembangkan bakat bermusik yang dimiliki anggotanya, seperti kaderisasi Pemuba, Off-air show, partisipasi berbagai lomba, dan yang paling hebat adalah menghasilkan sebuah karya lagu. Dibawah nama Dinson, anak-anak Band3 sudah menghasilkan single perdananya berjudul I Won’t Let U Go. Mereka mengawali perjalanannya dengan sering bermusik dalam studio musik bersama anggota Band3 saat masih berada di kelas 10 hingga datangnya wabah COVID-19. Ambisi untuk berpartisipasi berbagai lomba agar menghasilkan prestasi untuk sekolah pun gugur begitu saja. Tetapi, itu tidak memberhentikan kreativitas anak muda Band3. Mereka memulai dengan partisipasi lomba-lomba yang diadakan online untuk melanjutkan dunia bermusik. Berbagai lomba telah diikuti untuk menggali pengalaman di kehidupan bermusik. Hingga suatu saat diketahui bahwa salah satu gitaris dari Band3 yang kerap disapa Akbar, memiliki kemampuan dalam memproduksi sebuah lagu. Mulailah berkembang kreativitas anggota Band3 untuk menghasilkan lagu perdananya.

Prosesnya tentu tidak begitu mudah. Dimulai dari membuat lirik lagu hingga mencari label untuk bisa mempublikasi lagunya. Lirik lagu ini dibuat oleh drummer band ini yang bernama Andre. Ia membuat lagu ini berdasarkan dengan pengalaman hidupnya, sebagai remaja yang dipenuhi berbagai cerita termasuk romansa. Setelah muncul liriknya, mulailah dicari nada, kunci, dan irama yang pas dengan lirik yang dibuat. Ketika semua personel band sudah menyetujui kerangka dari lagu ini, lampu hijau pun muncul untuk lanjut ke tahap produksi lagu dimana tahap yang memakan waktu yang sangat lama . Mulai dari merekam alat musik yang dimainkan, yaitu piano, gitar, bass, drum, dan saxophone. Ketika instrumen telah direkam, vokalis pun menjadi penutup dari tahap produksi lagu ini. Tahap selanjutnya dari pembuatan lagu ini adalah Mixing, yaitu pengaturan komposisi suara instrumen dan vokal sehingga menghasilkan lagu yang enak didengar. Tahap ini dipimpin oleh Akbar, Nefrit, dan Ryan selaku bagian Sound Engineer dalam band Dinson. Terakhir, ketika lagu sudah jadi, dibutuhkan wadah untuk mempublikasikan lagu ini agar bisa didengar dari platform-platform yang sudah terkenal.

Hasil karya ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi Band3 karena mampu menghasilkan karya ketika masih duduk di kursi SMA. Dengan formasi Boni sebagai vokalis, Akbar dan David sebagai gitaris, Jordano sebagai pianis, Andre sebagai drummer, dan Prasetya sebagai Saxophonis, mereka mempersembahkan lagu untuk WargaTiga dan kepada dunia. Mereka membawa lagu perdananya ini di acara Festival Budaya Gayapatri SMAN 3 Bandung yang merupakan acara budaya yang dihasilkan oleh OSIS SMAN 3 Bandung. Tentu ini bukanlah pemberhentian terakhir untuk band Dinson karena perjalanan band ini masih panjang dengan lagu-lagu yang akan dipublikasikan. Lagu ini bisa dinikmati di berbagai platform musik seperti Spotify,Joox, Apple Music, Youtube, Youtube Music, dan lain-lain.

Kegiatan Doa Bersama SMAN 3 Bandung

Pada momen-momen menjelang hari Ujian Sekolah, pengumuman SNMPTN, dan pelaksanaan UTBK merupakan saat di mana para siswa kelas 12 menjalani masa-masa sulitnya. Banyak siswa yang mengalami stres karena banyak tekanan yang mereka hadapi demi mencapai impian mereka masuk ke dalam perguruan tinggi yang mereka inginkan. Para siswa sibuk belajar demi mencapai nilai yang mereka impikan, namun selain belajar dengan giat tentu saja mereka harus berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa agar mereka bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pagi tadi, tanggal 18 Maret 2022, siswa dan siswi SMAN 3 Bandung mengikuti serangkaian acara kegiatan doa bersama yang diadakan oleh sekolah. Acara ini rutin diadakan setiap tahunnya oleh pihak sekolah sebelum menjalani Ujian Sekolah dan kegiatan lainnya. Kegiatan ini juga merupakan salah satu program kerja OSIS SMAN 3 Bandung.

Tahun ini kegiatan Doa Bersama diadakan di Aula Baru SMAN 3 Bandung yang dimulai pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB. Karena acara ini berlangsung beriringan dengan pandemi Covid-19 maka acara ini pun tidak dapat dihadiri oleh seluruh siswa siswi SMAN 3 Bandung. Seluruh kelas dibagi menjadi dua kelompok siswa-siswi dan hanya salah satu kelompok yang dapat mengikuti acara tersebut secara langsung di Aula Baru SMAN 3 Bandung dan sisanya mengikuti dengan live via Zoom Meeting. Selama acara berlangsung, kegiatan berjalan secara cukup kondusif dengan menjalani Prokes yang ada. Siswa-siswi duduk berjarak dengan semua orang yang terlibat dengan acara tersebut menggunakan masker. Selain itu, sebelum memasuki ruangan, siswa-siswi diwajibkan untuk mengecek suhu badan mereka untuk meminimalisir kemungkinan penyebaran Covid-19.

Acara ini berlangsung dengan lancar dari awal hingga akhir. Diawali dari pembukaan yang dilakukan oleh pihak pengurus acara yaitu OSIS yang membuka acara tersebut dengan dua orang MC dari kelas XI, diikuti oleh sambutan resmi dari Wakasek SMAN 3 Bandung dan Kepala Sekolah SMAN 3 Bandung itu sendiri, dilanjutkan dengan acara sambutan dari alumni SMAN 3 Bandung angkatan 2014 yang mengisi acara dengan memberikan semangat kepada adik-adik angkatan yang ada dibawahnya dengan memberikan sedikit cerita tentang kariernya yang sangat memotivasi. Setelah acara yang diisi oleh alumni SMAN 3 Bandung selesai, akhirnya dimulailah acara utama yang diisi oleh seorang ustadzah untuk mengisi acara dan memimpin doa.

Dengan berlangsungnya acara Doa Bersama, SMAN 3 Bandung ini diharapkan dapat menambah semangat siswa-siswi untuk mencapai impiannya, serta dapat mendekatkan siswa-siswinya kepada Tuhan yang Maha Esa. Besar harapan agar seluruh siswa-siswi SMAN 3 Bandung dapat meraih kampus yang mereka impikan dan dengan berlangsungnya acara ini dapat membantu para siswa meraih apa yang mereka impikan. (Muhammad Rasyid Alfiano XII MIPA 4)