Festival Budaya 2021 Gayapatri Jadi Wadah Pelestarian Budaya Indonesia

Festival Budaya 2021 Gayapatri Jadi Wadah Pelestarian Budaya Indonesia

Festival Budaya Gayapatri yang diselenggarakan pada tanggal 23 Oktober 2021 oleh OSIS LXVIII SMA Negeri 3 Bandung berhasil menyajikan beragam pertunjukan spektakuler budaya Indonesia untuk warga tiga dan masyarakat setempat. Hal ini terwujud melalui kerja sama dengan Bank BJB, MK Production dan Masimuda Creative.

 

Festival Budaya Gayapatri, yang merupakan program kerja insidental seksie 8 OSIS LXVIII SMA Negeri 3 Bandung, digelar untuk mengenalkan, melestarikan, tan meningkatkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia kepada seluruh kalangan masyarakat. Festival ini mengangkat tema pandawa lima dan menampilkan pertunjukkan yang menarik, seperti wayang, upacara adat, fashion show dengan tema budaya, guest star, dan drama musikal. Festival ini pun dimeriahkan oleh Ardhito Pramono dan Club Dangdut Racun.

Gayapatri sendiri memiliki makna dari dua bahasa sanskerta, yaitu gayatri yang berarti memiliki warna keanggunan juga kewibawaan dan prapti yang artinya kekuatan untuk menghasilkan sesuatu. Lalu, festival ini memiliki tagline:

Abirupa Samasta Nusantara.

“Festival Budaya Gayapatri hadir untuk terus menyebarkan, khususnya kepada masyarakat Indonesia, bahwa budaya Indonesia harus tetap dilestarikan. Festival ini mengajak rekan-rekan SMA untuk selalu ingat kepada budaya sendiri”, ucap Andhika Prasetya selaku ketua OSIS LXVIII.

Ketua pelaksana Festival Budaya 2021 Gayapatri, Dewita I. A.,  mengatakan bahwa sebuah bangsa tanpa budaya akan terasa seperti lautan yang hampa. Oleh karena itu, Dewita selaku ketua pelaksana berharap agar budaya Indonesia yang kian luntur dapat kembali tumbuh melalui festival ini.

Pelaksanaan PTM Terbatas Sekolah Menengah Negeri 3 Bandung Wajib Ikuti Prokes Ketat!

Pelaksanaan PTM Terbatas Sekolah Menengah Negeri 3 Bandung Wajib Ikuti Prokes Ketat!

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19 telah melanda hampirr sebagian besar negara di dunia. sehingga World Health Organization (WHO) telaah menetapkan bahwa dunia dalam kondisi pandemi Covid-19. Indonesia-pun tentunya tak terhindarkan dari pandemi tersebut sehingga berdampak pada seluruh aspek kehidupan, baik aspek ekonomi, sosial, kesehatan, bahkan pendidikan. Hampir seluruh negara terdampak pandemi mengambil kebijakannya untuk menutup sekolah, termasuk juga di Indonesia. Namun, disisi lain, sekolah diharuskan tetap mendapatkan haknya memperoleh layanan pendidikan

 

Oleh karena itu, Pemerintah pun mengeluarkan ketetapan melalui Surat Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar, yang salah satu isinya tentang Belajar di rumah selama Pandemi Covid-19 melalui pembelajaran jarak jauh. Untuk memberikan layanan pendidikan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan warga satuan pendidikan serta mencegah penyebaran Covid-19 yang masif,

 

Namun seiring berjalannya waktu , kegiatan belajar di rumah ini memberikan dampak yang sangat besar terhadap proses dan nilai pembelajaran, hal ini ini ditunjukkan dari hasil penilaian pembelajaran yang menurun berdasarkan evaluasi kementerian Pendidikan dan kebudayaan. Oleh karena itu, satuan pendidikan menyiapkan alternatif PTM dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan/atau PJJ sehingga orang tua/wali peserta didik dapat memilih PTM atau Pendidikan jarak jauh (PJJ) bagi anaknya berdasarkan surat edaran Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03/KB/2021, Nomor 384 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/MENKES/4242/2021, Nomor 440-717 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi COVID-19.

 

Dalam rangka menindaklanjuti penyesuaian atas Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri terkait pelaksanaan pembelajaran di Zona selain merah dan oranye, yakni di Zona Kuning dan Hijau . Maka  diperlukan upaya pengaturan pencegahan penularan COVID-19 terhadap pelaksanaan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka melalui penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat serta pengaturan pola pembelajaran dengan memperhatikan aspek yang perlu dipersiapkan diantaranya :

  • Sarana prasarana yang steril dan terjamin untuk mencegah penularan penyakit sehingga aman digunakan.
  • Protokol Ketetapan (protap) pembelajaran dan psikososial yang harus dijaga agar tetap mempertahankan kualitas pendidikan baik kognitif maupun non kognitif.
  • Protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin.
  • Sistem yang diterapkan adalah shifting dengan ketentuan 25% dari jumlah siswa dan akan berubah naik sesuai hasil evaluasi pelaksanaan.
  • Siswa mengikuti PTMT maksimum 2×60 menit dengan jadwal sesuai pembelajaran yang telah disusun, selanjutnya asinkronus dari LMS masih dalam hari yang sama sesuai protap pembelajaran kondisi khusus.

Sumber:

 sma.kemdikbud.go.id

 dapo.kemdikbud.go.id

Instagram: official sman 3 bandung

Bicara 3 x Feast Fest

Bicara Tiga X Feast Fest

Bicara Tiga x Feast Fest merupakan kegiatan SMA Negeri 3 Bandung yang diselenggarakan oleh murid-murid OSIS LXVII seksi 7 berkolaborasi dengan seksi 8 yang dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2021 sampai dengan 27 Maret 2021. Kegiatan ini berisi tentang talkshow, lomba, dan games games dan ditujukan kepada siswa siswi kelas X tahun ajaran 2020/2021. Kegiatan Bicara Tiga sendiri bertujuan untuk memberi informasi tentang pentingnya pola hidup sehat dan Feast Fest bertujuan untuk melatih kemampuan bahasa inggris siswa siswi selama rangkaian kegiatan.

 

Kegiatan ini dibagi menjadi 2 yaitu Pre-Event dan Main Event. Sebelum dilaksanakannya Pre-Event kami mengadakan Technical Meeting dengan perwakilan KM saja untuk membahas tentang persyaratan lomba di Pre-Event melalui Zoom MeetingPre-Event ini dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2021 dengan menampilkan dan melombakan hasil video memasak siswa-siswi kelas X SMA Negeri 3 Bandung di IG @feastfest3. 

Main Event Bicara Tiga x Feast Fest dilaksanakan pada tanggal 27 Maret 2021 melalui Zoom Meeting dan Livestream Youtube OSIS SMA Negeri 3 Bandung. Di kegiatan utama ini, diisi oleh kegiatan talkshow yang menghadirkan pemateri yang terkenal dan juga games-games. Kegiatan ini juga dibuka untuk umum. Tidak sedikit dari sekolah lain bahkan dari luar Jawa turut hadir dalam kegiatan ini.

Vaksin IKASMA

Vaksin IKASMA

Alumni SMAN 3 Bandung turut berpartisipasi dalam pencegahan covid-19 dengan menggelar “Vaksinasi Rereongan”

 

IKASMA3BDG (Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Bandung) menyelenggarakan vaksinasi dengan vaksin SINOVAC untuk anggota dan keluarga dari alumni SMAN 3 Bandung, Siswa SMAN 3 Bandung, IKA FK Unpad, IKAFEB Unpad, Le39nd, serta ITB95 yang berusia 12 tahun hingga lansia. Kegiatan vaksinasi massal ini bertajuk “Vaksinasi Rereongan Bandung Lawan Covid 19” dan dilaksanakan di gedung SMAN 3 Bandung pada tanggal 7-8 Agustus 2021.

 

“Vaksinasi Rereongan” dilaksanakan untuk membantu program pemerintah tercapainya target vaksinasi 37 juta jiwa selesai bulan Desember 2021. Dikutip dari jabarprov.go.id, Jawa Barat memiliki vaksin, tetapi kekurangan panitia untuk mengerahkan masyarakat sehingga dilakukan kerja sama dengan alumni-alumni dan pihak SMA Negeri 3 Bandung bersama beberapa komunitas lain.

 

Sosialisasi pendaftaran vaksin sudah dilakukan sebulan sebelum pelaksanaan vaksinasi melalui instagram IKASMA3BDG dan jaringan komunikasi Whatsapp. Pendaftaran vaksin dilakukan melalui website resmi Vaksin Rereongan Bandung Lawan Covid 19: https://vaksinasi.ikasma3bdg.com/ dan sudah dilakukan verifikasi data para peserta vaksin. Tercata total pendaftar vaksin sebanyak 2.536 peserta.

 

Di hari pelaksanaan vaksinasi, protokol kesehatan dijaga ketat. Peserta divaksin sesuai jadwal yang sudah ditentukan dalam website pendaftaran. Lalu, peserta vaksin diwajibkan menggunakan masker medis, menjaga jarak satu sama lain, mencuci tangan, dan dilakukan pengecekan suhu tubuh.

 

Dilansir dari Sorot Indonesia, Tito Satya Rinaldi selaku ketua IKASMA3BDG berharap agar masyarakat tidak takut divaksin agar penyebaran Covid-19 berkurang, keluarga terlindungi, dan aktivitas masyarakat dapat kembali pulih secepatnya.