Siswa-siswi SMA Negeri 3 Bandung adalah orang-orang yang hadir dengan berbagai aneka ragam talenta. Karena sekolah kita memiliki motto Knowledge is Power but Character is More membuahkan warna-warna yang berbeda didalam jiwa pelajar SMAN 3 Bandung atau biasa disebut “WargaTiga”. Salah satunya adalah jiwa kesenian dalam bermusik. SMAN 3 Bandung mewadahi siswa-siswinya untuk mengenali dan menekuni bakat yang dimilikinya dalam ekstrakulikuler. Jiwa kesenian ini dibenahi dari salah satu eskul yang bernama Band3.

Band3 memiliki berbagai kegiatan untuk memenuhi dan mengembangkan bakat bermusik yang dimiliki anggotanya, seperti kaderisasi Pemuba, Off-air show, partisipasi berbagai lomba, dan yang paling hebat adalah menghasilkan sebuah karya lagu. Dibawah nama Dinson, anak-anak Band3 sudah menghasilkan single perdananya berjudul I Won’t Let U Go. Mereka mengawali perjalanannya dengan sering bermusik dalam studio musik bersama anggota Band3 saat masih berada di kelas 10 hingga datangnya wabah COVID-19. Ambisi untuk berpartisipasi berbagai lomba agar menghasilkan prestasi untuk sekolah pun gugur begitu saja. Tetapi, itu tidak memberhentikan kreativitas anak muda Band3. Mereka memulai dengan partisipasi lomba-lomba yang diadakan online untuk melanjutkan dunia bermusik. Berbagai lomba telah diikuti untuk menggali pengalaman di kehidupan bermusik. Hingga suatu saat diketahui bahwa salah satu gitaris dari Band3 yang kerap disapa Akbar, memiliki kemampuan dalam memproduksi sebuah lagu. Mulailah berkembang kreativitas anggota Band3 untuk menghasilkan lagu perdananya.

Prosesnya tentu tidak begitu mudah. Dimulai dari membuat lirik lagu hingga mencari label untuk bisa mempublikasi lagunya. Lirik lagu ini dibuat oleh drummer band ini yang bernama Andre. Ia membuat lagu ini berdasarkan dengan pengalaman hidupnya, sebagai remaja yang dipenuhi berbagai cerita termasuk romansa. Setelah muncul liriknya, mulailah dicari nada, kunci, dan irama yang pas dengan lirik yang dibuat. Ketika semua personel band sudah menyetujui kerangka dari lagu ini, lampu hijau pun muncul untuk lanjut ke tahap produksi lagu dimana tahap yang memakan waktu yang sangat lama . Mulai dari merekam alat musik yang dimainkan, yaitu piano, gitar, bass, drum, dan saxophone. Ketika instrumen telah direkam, vokalis pun menjadi penutup dari tahap produksi lagu ini. Tahap selanjutnya dari pembuatan lagu ini adalah Mixing, yaitu pengaturan komposisi suara instrumen dan vokal sehingga menghasilkan lagu yang enak didengar. Tahap ini dipimpin oleh Akbar, Nefrit, dan Ryan selaku bagian Sound Engineer dalam band Dinson. Terakhir, ketika lagu sudah jadi, dibutuhkan wadah untuk mempublikasikan lagu ini agar bisa didengar dari platform-platform yang sudah terkenal.

Hasil karya ini merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi Band3 karena mampu menghasilkan karya ketika masih duduk di kursi SMA. Dengan formasi Boni sebagai vokalis, Akbar dan David sebagai gitaris, Jordano sebagai pianis, Andre sebagai drummer, dan Prasetya sebagai Saxophonis, mereka mempersembahkan lagu untuk WargaTiga dan kepada dunia. Mereka membawa lagu perdananya ini di acara Festival Budaya Gayapatri SMAN 3 Bandung yang merupakan acara budaya yang dihasilkan oleh OSIS SMAN 3 Bandung. Tentu ini bukanlah pemberhentian terakhir untuk band Dinson karena perjalanan band ini masih panjang dengan lagu-lagu yang akan dipublikasikan. Lagu ini bisa dinikmati di berbagai platform musik seperti Spotify,Joox, Apple Music, Youtube, Youtube Music, dan lain-lain.