Nagabonar Terharu XI: Perjuangan Guru di Masa Pandemi

Seperti yang kita tahu, pandemi global ini sangat berpengaruh terhadap aktivitas sehari-hari, terlebih bisa jadi terutama pada bidang pendidikan. Keadaan ini yang mengharuskan kita untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru dalam pembelajaran secara daring yang dilakukan oleh guru maupun siswa.

Para guru dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat. Guru menjadi penggerak utama dalam bidang pendidikan untuk tetap dapat mengajar dan mendidik generasi penerus bangsa di kala pandemi ini. Pandemi tidak menjadi penghalang untuk senantiasa mengapresiasi jasa para guru. Bagaimana cara kami mengapresiasi para guru di tengah situasi pandemi ini? Mari simak ulasan berikut.

Untuk mengapresiasi jasa para guru terlebih dikala pandemi ini, kami seksi 3 OSIS LXVIII mempersembahkan Nagabonar terharu XI yang merupakan singkatan dari Nasionalisme Warga Tiga di Bulan November dan Tergabung dengan Hari Guru. Acara Nagabonar Terharu XI ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena dilaksanakan secara daring dan luring. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Selasa, 15 Desember 2020 yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00 siang. Bertempat di Aula Baru, acara ini dibuka dengan sambutan dari Kepala SMA Negeri 3 Bandung, Drs. Iwan Setiawan. Selain Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Sucipto, M.Pd. juga memberikan sepatah dua patah kata sebagai sambutan.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan penampilan ekstrakurikuler Lingkung Seni Sunda (LSS) dan Kelompok Vokal 3 (KV 3) dilanjut dengan video persembahan dari siswa-siswi SMA Negeri 3 Bandung angkatan 3’2023 dan OSIS LXVIII . Video tersebut berisi ucapan terima kasih yang dibuat sekreatif mungkin sebagai wujud apresiasi atas jasa guru-guru selama ini terutama dimasa pandemi.

Selain persembahan video dari siswa untuk guru ada pula persembahan video dari guru untuk siswa. Video tersebut merupakan video spesial persembahan dari guru berupa remake video klip ‘Anak Sekolah’  Tidak hanya penampilan video tetapi ada juga perlombaan puisi yang diikuti oleh kelas X dan pembacaan puisi untuk guru. Nagabonar Terharu juga dimeriahkan dengan beberapa games seperti eat bulaga dan gartix. Tidak hanya peserta yang bermain tetapi guru pun ikut serta dalam permainan. Tentu saja hal ini mengundang tepuk tangan meriah, tidak hanya dari peserta tetapi guru pun ikut tertawa melihat guru dan peserta yang bermain.  Acara ditutup dengan panitia menyanyikan hymne guru sekaligus memberikan bunga dan penyerahan cendera mata kepada beberapa guru yang sudah memasuki masa purna bakti.

Dengan diselenggarakan acara Nagabonar Terharu XI ini tentunya memberi pengalaman yang berkesan bagi warga tiga terutama untuk guru-guru yang telah memberi ilmunya kepada kita hingga saat ini, walaupun dengan segala keterbatasan. Maka dari itu, mari kita mengapresiasi jasa guru khususnya guru SMA Negeri 3 Bandung.

Ditulis oleh: DIZKY HAZIRAN PUTRA PAMUNGKAS / XII MIPA 6 / 08